Senin, 20 Juni 2011

MANUSIA dan KEADILAN


1.      Pengertian Keadilan
Adalah kesimbangan atau keharmonisan antara menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Menurut Aristoteles  keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia, kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaanya dikendalikan oleh akal. Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban.Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
2.      Macam-macam Keadilan
menurut sumbernya :
a)      keadilan individual, adalah keadilan yang bergantung pada kehendak baik atau buruk masing-masing individu
b)      keadilan sosial, adalah keadilan yang pelaksanaanya bergantuk pada struktur –struktur itu terdapat dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan ideologi.
keadilan menurut jenisnya :
a)      keadilan legal (keadilan moral)
terwujud bila setiap anggota dalam masyarakat melakukan fungsinya dengan baik menurut kemampuannya atau jeadilan terwujud bila setiap orang melaksanakanpekerjaanya menurut sifat dasarnya yang paling cocok
b)      keadilan distributif
terwujud apabila hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama
contoh, sistem penggajian/upah, lulusan SMA dibedakan dengan lulusan sarjana.
c)      keadilan kimulatif
terwujud apabila tindakan nya tidak bercorak ekstrim sehingga merusak atau menghancurkan pertalian didalam masyarakay, sehingga masyarakat menjadi tidak tertib. guna keadilan kumulatif untuk memeliharaketertiban masyarakat dan kepentinagn publik.
Ciri-ciri nilai keadilan
1.    tidak memihak
2.    sama hak
3.    sah menurut hukum
4.    layak dan wajar
5.    benar secara moral
Bila keadilan dijunjung dalam  masyarakat, maka akan tercipta iklim kehidupan yang tentram, harmonis dan sejahtera
dengan keadilan maka :
a)    kesadaran adanya hak yang sama bagi setiap warga negara
b)   adanya kewajiban yang sama
c)    han kewajiban untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran.
Akibat ketidakadilan :
1.    kehancuran bagi dirinya, keluarga, perusahaan, masyarakat, bangsa
2.    terciptanya kedzaliman
2.1    keadaan yang tidak lagi menghargai, menghormati hak-hak orang
2.2    sewenang-wenang merampas hak orang lain demi keserakahan dan kepuasan nafsu
Bagaimana agar tercptanya keadilan :
1.    adanya tedak bahwa hanya dengan keadilan hidup akan berkah
2.    berlaku adil pada siapapun hidup akan sukse
3.    cari ilmu supaya mengetahui :
3.1    hak dan kewajiban serta aturan-aturan hidup lulus dan benar
3.2    tahu hak Allah, diri, orang tua, umat dan keluarga
3.3    orang yang kurang berilmu dan ilmu agama cenderung mudah berbuat dzalim
3.4    tidak tahu batas antara yang benar (hak) dan salah (batil) mengikuti hawa nafsu
4.    berusaha menyelesikan masalah dengan data dan informasi yang benar dan akurat (ilmiah)
5.    menjadikan keadilan sebagai kunci kebahagiaan, keselamatan, kesuksesan dan kemuliaan dalam hidup
Adil merupakan ciri seseorang yang bertaqwa kepada Allah:
1.    mulia dihadapan allah
2.    ahlak dan kebiasaan baik
“berlakulah adil, karena adil itu dekat dengan taqwa”(QS.Al-Maidah :5-8)
Bagaimana adil terhadap Allah :
menyadari :
·      kita ciptaan Allah
·      kita milik Allah
·      segalanya titipan allah
Bagaimana adil terhadap diri sendiri
·      perlakukan diri kita adil (kebutuhan jasmani,  dan rohani,bersih dari penyakit hati ; sombong, bangga diri, ingi difuji, dengki)
·      ibadah yang tulus dan istiqomah
·      jaga diri dari perbuatan dosa dan maksiat maka hidup akan tentram
“hai orang-orang yang beriman,jadilah kam orang-orang yang benar-benar menegakan keadilan, menjadi saksi (menegakan keadilan) karena Allah, walaupun terhadap diri sendiri”  (QS. Annisa : 135)
Bagaiman adil terhadap orang tua :
Jadilah anak yang soleh, berbakti dan balas budi
Bagaimana adil terhadap sanak saudara, dosen, tetangga, pembantu/karyawan
Janganlah memanfaatkan kekuasaan dari amanah untuk kepentingan pribadi, keluarga dan kelompok seharusnya mengayomi semua pihak, menegakan hukum, jadi panutan. maka ahlak masyarakat akan meningkat baik pemimpin yang adil akan masuk surga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar